Aku lihat beberapa orang berkumpul dihalaman depan juga Elvita dengan mengenakan jilbab putih, kemeja biru dan rok panjang biru donker.“Kenapa pindah mbak…padahal ibu seneng kamu di sini, kamu suka bantuin ibu” kata seorang wanita berumur lebih dari separuh baya.“iya bu…aku mau cari suasana lain aja, supaya aku bisa tenang bikin laporan”“Kalau kak Elvita ngga ada, kalau diantara kita ada yang sakit siapa yang bantuin” seorang wanita muda yang aku tebak masih mahasiswa juga menimpali.Elvita tersenyum sambil mengacak-acak rambut teman kosnya itu “kamu boleh kok main ke sana”. Mataku coba melirik nakal padanya, tatapannya kosong melihat pemandangan di sekitar jendela. Bokep China Tentu yang aku pilih bukan sembarangan, harus lebih mudan dan cantik.Sebenernya sudah banyak yang mencoba




















