Hujanpun semakin deras, suara guntur membahana memiawakkan telinga. Bokep Tante Waktupun berlalu, jam didinding kamar Dinda telah menunjukkan pukul 1 dinihari. Diapun berniat untuk menjadikannya sebagai istri yang ke-4. Kost-kostan yang memiliki jumlah kamar mencapai 30 kamar itu terasa sepi karena memang baru saja dibuka untuk disewakan, hanya beberapa kamar saja yang sudah ditempati, sehingga suasananya dikala siang atau malam cukup lengang. Hujanpun semakin deras, suara guntur membahana memiawakkan telinga. Keringatpun langsung mengucur deras membasahi tubuh Dinda, wajahnya nampak tersirat rasa takut yang dalam, dia menyadari betul akan apa-apa yang bakal terjadi terhadap dirinya. Dihampirinya tubuh telanjang Dinda,“Yaa…ampuunnn bangg…udah dong….Dinda minta ampunn bangg…oohhh….”, Dinda nampak memelas memohon-mohon kepada Paul.




















