“uugghhh..…memekmu nikmat Ly… ughhh..uuuugghhh”, desahku. Vidio Sex Aku hanya diam dan tersenyum menatapnya. Aku mau hamil anakmu. Harry kan??”, Selly menunjuk ke arahku dengan wajah bingung. Aku hanya diam dan tersenyum menatapnya. Tapi Selly sepertinya ingin ngobrol denganku dan bertanya apa boleh dia datang ke kantorku saja. “iya Ly…memekmu juga enak..lebih cepat lagi..”, pintaku. Kagak bawa payung nih” jelasku. “iya sayang..” kataku. “aahhhh..lebih cepat lagii Ry..aahhh..aahhhh”, teriaknya. “Ah iya, freonnya belum diganti” jawabku. “uugghhhh…”, desahku yang merasa enak. Dia bukanlah perempuan yang terlalu kurus atau gemuk, tapi semok dan pas menurutku. Aku menyuruhnya turun, lalu kusuruh dia menungging di sofa.




















