Dia hilang entah kemana, hingga waktu perayaan akan dimulai tidak kutemukan dia lagi. Bokep Colmek Demikian denganku, setiap tarikan napasnya bisa kurasakan, setiap nada yang dia nyanyikan pun ikut kunyanyikan. Dia pun melanjutkan lagi,
“Gue Arry, loe siapa namanya?”
Pada saat itu teman-teman yang lain sudah datang mendekati kami, hingga kesempatan itu pun hilang. Tapi di matanya aku bisa menangkap pesan dari Arry, dia menunjuk teras yang terbuka. Dia berada di sana. Perayaan pun dimulai dan tiba tiba aku disadarkan oleh sebuah paduan suara merdu yang diiringi piano. Dia menggesekkan kepalanya di dadaku, sambil mendesah manja. Aku terhempas di kehidupanku yang lalu, tetesan air mata semakin beralasan. Aku pulang dengan membawa janji dan harapan kecil.Hari pertama tahun 2001,




















