Pernah suatu malam, aku melihat kejadian paling miris yang membuat aku sempat berdoa agar segera dicabut Tuhan. Dia terlihat girang sekali memperoleh uang seribuan. Bokep Colmek “Sudah dapat banyak?”
“Belum. Perempuan yang mengenakan jas hujan itu masuk, meninggalkan lelaki yang tadi. Aku tidak tahu tapi aku teramat jengkel dengan diriku sendiri. Tapi seperti yang aku katakan, aku tetap bertahan pada tempatku berdiri. Mereka mengeluarkan beberapa barang berupa bubuk yang lumayan kecil, menghirupnya sedikit, lalu tertawa-tawa. Orang-orang di jalan raya memang selalu lucu. “Woi!” teriak salah satu anak dari gerombolan itu dengan kasar. “Beli ini, Pak, beli ini, Bu,” kata anak laki-laki itu. Aku selalu senang memperhatikan mesin-mesin yang berjalan angkuh itu.




















