Fera pun jatuh tertidur. Bokep Korea Meski-pun mereka tidak lagi memakai Fera secara masal, namun Fera harus selalu menuruti panggilan panggilan mereka sewaktu waktu. ketika Radit, Willy dan sutradara kemudian pergi meninggalkan ruangan, Fera merasa lega, lalu Fera-pun membalas ciuman Ando dengan lebih panas. geraman keras Daniel dan semburan di kewanitaan Fera menandakan pria itu sudah Klimaks, dan tidak berapa lama giliran Fera yang Klimaks. sekarang malah terlihat seperti pemerkosaan massal, saat Fera hanya satu satunya perempuan yang harus menjadi object seksual. Kemudian sutradara menghampiri Fera dan memeluknya dengan eratnya. Setelah Radit , giliran Willy yang menindih tubuh Fera dan memompanya dengan kasar.




















