Sampai akhirnya aku tahu dia dengan sengaja tidak mengaktifkan ponselnya, karena malu dan juga gugup akupun pergi ke kota Jakarta ini hanya dengan berbekal keberanian dan sedikit uang dari kampung, apalagi aku kecewa dengan sikap Sandi.Di kota inipun aku segera mencari pekerjaan mulai dari warung-warung kecil sampai akhirnya aku di terima di salah satu stand kecantikan di salah satu mal terkenal di Jakarta. Bokep Barat Dan semakin terlihat bersinar saja wajahku, ibarat mutiara yang belum pernah dia asah kini aku semakin cantik. Tapi aku kaget ketika dia menarik tanganku sambil berkata “Maaf.. aku begitu mencintaimu karena itu aku nggak kuat menahannya terlalu lama..” Aku tersenyum dan memeluknya dengan mesra, aku tidak igin mengecewakn pria ini.




















