saja yang terdengar di kamarku.“Oh Mirandaku sayang.. XNXX Jepang Mmmpphh.. Salahmu menolak cinta ku beginilah akibatnya..!”“Apa yang Mas mau dari saya? Aku pulang agak malam dan agak mabuk karena terlalu asyik dengan mitra kerjaku. Kamu diam dulu.. Biasanya Miranda pasti berjalan sejauh itu untuk mencari taxi karena tidak ingin bersaing dengan pemakai taxi lainnya. Lepasin dong..”“Kamu bohong.. Atau sesekali membiarkannya terikat rantai anjing itu di sebuah pilar yang ada di apartemanku.Jadi tidak selamanya Miranda terikat seperti manakala pertama kali aku culik. Aku berdiri di sisi jalan dengan kepala bertopi dan berkacamata hitam. Tanpa ia sadari.. Hidup yang penuh kesendirian ini menjadi begitu bergairah.Setiap hari itu juga aku tunjukkan cinta ku dan perhatianku padanya, meski tidak pernah










