Ini bacaan orang besar”. “Mimpi apa kamu, Sapto?”. Bokep Sub Indo Kejantananku meronta di balik celanaku, yang saat itu belum terbiasa memakai underwear. Setelah aku mengganti celana, aku meraih novel itu. Tapi memang celanaku basah sekali. Tanganku pun bereaksi lebih berani, meremas pahanya yang kiri dan kanan. Kak Tina membuka lebar pahanya. Samar-samar, dari sinar lampu templok dapat kulihat pangkal pahanya yang tertutup celana dalam putih. Sepasang putingnya melesak di balik daster tipisnya. Ini bacaan orang besar”. Aku menuju kamar. Perlahan kutekan dadanya, tetap tidak ada reaksi. “Ini? Kumasukkan kembali novel-novel itu. Tekanan dada Kak Tina, beradu dengan tekanan punggungku.




















