Tiba-tiba, Erik menarik gaunku dengan sangat kasar sehingga menjadi robek. Bokep Mama Jangaan!!”, aku berteriak ketakutan.Terlambat, aku sudah telanjang total. “Hmm..kamu menyukainya bukan? Saat dia melewati barisan anak-anak yang lain, dia tiba-tiba berhenti tepat di depanku. “Erik sudah pulang!!”, pikirku senang.Aku pun berlari keluar kamar untuk menyambutnya. Aku tidak bisa.Erik pun membuka resleting celananya dan mengeluarkan ‘senjata’nya, kedua kaki wanita itu dipegang dengan tangan Erik dan Erik segera menancapkan ‘senjata’nya ke liang wanita yang sudah basah itu dengan sangat kasar. Yayasan Bunda Erika, aku membacanya di sebuah papan nama di depan pintu masuk bangunan itu. Erik melakukan gerakan menghentak itu secara teratur, dan tiba-tiba aku merasakan getaran yang sangat hebat dalam diriku, aku merasakan ‘liang’ku
menyempit karena




















