Lama aku menatapnya sampai coach meniup peluit dua kali tanda pemanasan kedua diamulai, membuat konsentrasiku buyar saja.Kehadiran pria itu membuatku jadi salah tingkah, terkadang pukulanku melambung, serve-ku juga malah jadi sering menabrak net. kecapean Om. Bokep Montok Yang itu ya?”
“Sedikit lagi kak. Tennis Blitz East Club, adalah nama klub tennis di kompleks rumahku di kota Makassar. ah.. Emang kenapa tadi? Baik bener, tumben ada yang mau berbaik hati sedikit padaku. Tapi senang juga bisa berkenalan dengannya, apalagi melihat wajahnya dari dekat membuat nafsu birahiku malah bergelora.Sorenya, Melki tidak tampak batang hidungnya, padahal dia janji pulang bareng, sepertinya dia lari pulang duluan.




















