Segera aku ke ruang resepsionis.“Selamat malam Pak,” sapa Mbak Yxx, dengan senyumnya yang khas.“Malam juga,” jawabku.“Dengan siapa Pak? Bokeb Tampak wajahnya Masih meninggalkan “sisa-sisa” kecantikannya.“Gimana Pak, mau dipijat apa..?” tanyanya tidak diteruskan, tapi malah tersenyum. Yang membuat saya bertanya dalam hati, mengapa posisi kencing dan melorotkan CD-nya koq tidak berhadapan atau membelakangiku? Dia nggak menanyakan kamar VIP atau regular, sebab dia sudah tahu “kebiasaanku”.Dengan diantar room boy saya langsung menuju kamar. Nggak lama dia membersihkan dengan sprei dan segera memakai rok dan kaos terus ke kamar mandi, aku pun segera mengenakan kimono dan mengikutinya dari belakang, setelah membersihkan kita kembali ke kamar.“Katanya mau nambah,” tanya si Mbak, melihat aku menggunakan baju dan memakai CD+CP, aku




















