Aku berhenti tepat di depanya. “eh ahmad… makasi jas hujanya ya…, sini…sini, aku mau ucapin terima kasih…, kamu mau minta apa ???”,
kataku menggodanya. Bokep “,kata penjaga tua sambil mengusap genit tanganku. Untuk salam buat pak abdul dan ahmad ( petugas salah satu pom bensin di jalan godean ),,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Siapa yang beruntung sore ini ya”, pikirku dalam hati.Setelah siap dengan kostum eksibku aku menembus gerimis dengan “mio pink” kesayanganku. Kata si pembonceng dengan logat jogjanya. “masa sih..??, wuhh iyo…pentile (putting:dalam bahasa jawa) ketok nembus, gede tenan susune cah….”,
tambah temanya.Sengaja aku tengok keduanya“ngomongke aku yo ?”, kataku. Setelah beristirahat sesaat aku berkata “panggilin ahmad dunk pak, saya juga
mau makasie sama dia”.Saat pak abdul sudah pergi aku turunin




















