Ia mau mengambil laptopnya yg tertinggal di tempat saya tadi siang,” kata Bu Lastri.Tahu aku menyelundup masuk kompleks sekolah malam-malam dengan memanjat dinding, Pak Ilham yg memang dikenal galak langsung marah-marah. Bokeb Sepertinya kertas tisue. “Berarti sudah lama kamu di sini?,” ujar Bu Lastri menyelidik. Lampu ruang kantin keburu dinyalakan dan aku nyaris bertabrakan dengan Bu Lastri. Diam-diam kuambil sepeda motor dan langsung kabur menuju lokasi sekolahku.Aku dan kelompok teman-temanku memang sangat akrab dengan Bu Lastri. Kok Bapak tangannya geraygan begini sih,”Suara Bu Lastri terdengar dari balik dinding kamarnya. Mau apa malam-malam ke sini?,” kata Bu Lastri terkaget-kaget.Ia meneliti ke sekitar ruang kantin. Dugaanku tidak meleset, pintu belakang pun tertutup rapat dan tergembok dari dlm.














