Namun ternyata Ryan tidak berbuat apa-apa dan hanya berkata, “Ada yang bisa saya bantu, Ling?”,“Ehh…, nggg…, anu…, ini mobil sialan diparkir begini, mana susah lagi dorongnya”, sahutku agak canggung. Bokep Family “Ehhhh … apa-apaan nih Ryann….?”, ujarku panik.Namun Ryan dengan tenang dan lembut malah menghembuskan nafasnya di balik telingaku dan membisikkan sesuatu yang tidak jelas (mungkin sejenis mantera) lalu menambahkan “Aku mencintaimu Mei Ling”, ujarnya lembut. Aku berjalan sedikit setelah sebelumnya meletakkan tas dan buku serta diktat beserta bahan skripsi di mobil, aku melihat-lihat kalau-kalau masih ada tukang parkir atau satpam di gerbang masuk parkiran yang tidak seberapa jauh.




















