“Pingin tahu rasanya?”, tanyanya dengan senyum menggoda dan menuju ke arahku. Kuputuskan untuk bangun dan duduk termenung di kursi didalam kamar penginapan. Bokep HD “Mana bisa aku menolak dibawah ancaman cubitannya Mbak”, jawabku bergurau. “Makan aja, kalau tahu kamu baru bangun sudah kubelikan makan tadi”, katanya. “Kenapa Mbak mau dimadu?”, tanyaku tambah penasaran. Zainal, mmh..”. Pikiranku berkecamuk soal pekerjaan yg akan kuhadapi sehari lagi dan sama sekali belum kusiapkan. Tiba-tiba aku merasakan sebuah rasa kesepian menyelinap masuk dalam hatiku padahal sejak lama aku terbiasa bepergian jauh seorang diri bahkan dengan jangka waktu yg lebih lama dari ini, tapi kali ini beda. Sementara itu Indah melepas pakaiannya hingga tinggal ber-BH dan celana sambil mengambil handuk kering dari




















