Aku merasa bingung, terlalu banyak rahasia yang masih tidak kupahami selama dua bulan ini. Bokep “Ray…” kudengar gadis itu meratap terisak dalam dekapanku. ah…?”
Chie merasakan kebingunganku. Demi Tuhan. Namun aku tak tahu harus tertawa ataukah menangis mendengar sindiran itu. Gadis yang satu ini sangat unik. “Chie, jangan!”
Chie mendesah. “Chie…” erangku tertahan, mataku terpejam. “Nih, rokok.”
Chie menyambar bungkus Marlboro di tanganku dan membuangnya ke sudut ruangan. Tertawa paling pahit yang pernah kudengar dari mulutku.Chie, sekarang sudah menjadi istri pengusaha kaya raya, dan bule. “Dasar! “Bisnis,” Chie mendesah. Hahahaha…”
Tapi Chie hanya terdiam, memeluk kedua lututnya.




















