Sambil menciumiku, dia bergerak dengan penuh irama. Jav Sub Indo Selian itu juga, aku ada mengikuti les bahasa Mandarin untuk persiapanku entah untuk keperluan apa saja di masa depan. Lidah kami bertemu, saling bertaut. Mana ngerti yang lainnya selain saling buat enak?”Dia menghentikan mobilnya. Mana ada pikiran yang lain. Sepanjang jalan kami banyak bercerita, atau lebih tepatnya aku yang lebih banyak bercerita, Terutama tentang aku dan teman SLTA-ku yang bernama Opay. “Ngapain kok kasar?”Seperti disiram air sedingin es, Fung tersadar. Dan sesaat kemudian, ia sudah duduk diatas pangkuanku. Bahuku terasa semakin sakit. Sementara Fung mungkin menyesali apa yang dilakukannya, aku lebih memikirkan mengapa aku sebegitu lemahnya jika berhadapan dengannya.




















