Setelah itu om Yoyok menarik wajahku kembali , aku berhadapan dengannya. Saambil bersendau gurau dia tak sadar sesekali mengelus pahaku.Kadang aku merasa risi, apa mungkin dia memperlakukan aku seperti aku masih kecil dulu. Bokep Family Aku menganggapnya sebagai sosok bapak. Aku menganggapnya sebagai sosok bapak. Geli sekali rasanya aku tidak tahan dengan permainannya. Memang nikmat namun aku terus merasakan kesakitan, dimasukin penis segede itu,“aaaahh om…sakit om……aaaakkh….oohhh….aaaaaaaahhhh…oooouuugghh….”Keringat om Yoyok jatuh bercucuran membasahi tubuhku. Om yoyok melepas bajunya dia telanjang tak berbusana. Aku tidak keluar kamar selama seharian, mbak Sumi pembantu tante masuk ke kamar melihat aku kesakitan. Aku kehilangan keperawananku dengan om Yoyok.




















