bett berdiri di depan kamarku, mengenakan piyama tipis dengan rambut yang terikat.“Aku gak bisa tidur…” Ucapnya manja.“Yah, terus gimana? Bokep Japan Sudah dipinjamkan handphone saja sudah cukup kok.”“Gapapa kok, mbak. Ia sendiri wanita cantik, pintar dan kaya raya yang selevel dengan putri bossku. Aku hanya menoleh sebentar dan tersenyum.Ku angkat tubuh bett yang lemas tak berdaya itu ke kamar ku lagi. “Saya pinjamkan handphone untuk menelpon asuransi atau tukang derek saja ya, mbak. Suka bangetttt….” Desis bett ditengah goyanganAku yang sibuk meremas payudaranya hanya bisa tersenyum sambil memilin kecil putingnya.bett pun merubah goyangan pinggulnya, kali ini naik turun dengan frekuensi yang tidak terlalu cepat.




















