bukan itu temannya ibu ku..” Kataku mencoba meyakinkan dengan wajah semeringah.Aku takut Rian memperpanjang pembicaraan yang tentu akan menanyakan asal-usul aku dan siapa sebenarnya orang tua ku. Bokep Live tanya ku. “Haloo.. Kalau gak mau di jawab ya udah gak papa kok!” balasku. Aku tak perduli, uh…bahkan aku menantang Dia untuk mengikuti apa yang aku lakukan. Rasa gembira di hatiku ketika Rian bersedia untuk main kerumahku..***Tidak seperti biasa. “Ah biar lah toh sudah terbiasa mungkin.” Bathin ku.Setelah kupandang lagi. aku . “Em..gimana yah aku takut kalau kita kedalam, nanti ada yang curiga sama kita.” Aku mengerti apa yang Rian maksud, memang Rian lelaki yang cukup dewasa, bisa membaca situasi dan keadaan.




















