Entah mengapa aku begitu tertarik dengan dia yang melenggang tepat di depanku. It’ll be a moment and not too long.”
“Okay…”
Aku berjalan menuju baby grand piano yang ada di sudut ruangan. Bokeb Ayahku menceraikan ibuku karena dia kawin lagi dengan perempuan lain. Kucium kening Jeanne dan aku menarik napas panjang. Aku tahu, Yo sangat mencintaiku. “Do you need help, Sweety?” bisikku pada telinganya. Dia mengerang. Hari itu aku “tuntas”-kan dengan “self-service” di kamar mandi karena aku tidak tega melihat Yo kesakitan. Aku tahu, Yo sangat mencintaiku. Perutku dengan kurang ajarnya berkeruyuk. Kuraba dan kuremas perlahan buah dada Yo yang kanan. Yo mendesis dan mengerang saat buah dadanya aku “kerjai”.




















