Apalagi sebentar lagi Daissy akan melangsungkan pernikahan. Vidio Sex Ya pinter-pinternya elu aja.”Daissy merasa dianggap murahan sekali. Ia tinggal di sebuah pavilion kecil di daerah Cawang. Lama juga mulut Daissy mencumbu alat kejantanan Erick, hingga akhirnya ia mulai mendekati titik klimaksnya.“Yang, sayang, aku hampir nih, kamu siap ya!”Daissy hanya bisa bergumam mengiyakan. Maka tidak heran Daissy ketika datang ke rumahnya dan menyatakan maksudnya, langsung Emir bertanya,“Imbalannya apa? Dia menatap Daissy dan bertanya,“Memangnya sampai sekarang belum pernah juga ya?”Mengerti apa yang dimaksud, Daissy menjawabnya,“Ya udah, tapi kan sebentar lagi aku kawin.”Dengan nada enteng Erick hanya menanggapi,“Kalau belum sampai kawin, ya masih milik umum dong.”“Sialan si Erick,” umpat Daissy dalam hatinya.Didudukkannya Daissy di sisi ranjang dan disodorkannya alat




















