“Thanks, but no thanks.”
Kami tertawa berbarengan. Tertawa paling pahit yang pernah kudengar dari mulutku.Chie, sekarang sudah menjadi istri pengusaha kaya raya, dan bule. Bokep Live Dan itulah Jay, kembaranku, sobat terbaikku.Surabaya, awal Agustus 1999“Chie…”
Kurasakan nafas Chie yang memburu saat mulutnya melumat bibirku dan jemarinya membuka kancing-kancing bajuku. Namun yang kutemukan bukanlah pancaran liar dan haus yang biasa kurasakan saat-saat kami masih bersama. “Thanks, but no thanks.”
Kami tertawa berbarengan. Namun aku tak tahu harus tertawa ataukah menangis mendengar sindiran itu. Merasakan kehangatan air matanya yang membasahi dadaku. Kuparkir mobilku di depan pekarangan rumahnya. Sepi kok!” Jay tertawa kecil. Jay, kembarannya, dan sahabat terbaiknya.




















